4 Puasa Terbukti Efektif Membersihkan Racun Dari Dalam Tubuh

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

شهر العبادةBeberapa hari pertama puasa, biasanya Anda akan mengalami lemas, pusing, dan mengantuk. Jangan khawatir, kondisi itu normal, kok, karena tubuh Anda sedang melewati proses adaptasi terhadap pola makan yang baru.  Aktivitas menahan rasa lapar, dahaga dan emosi ini sangat baik bagi kesehatan. Menurut, ahli gizi dr. Samuel Oetoro MS, selama berpuasa (tidak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam), sel-sel dan organ-organ tubuh yang berhubungan dengan sistem saluran cerna, juga ikut beristirahat.


Puasa Tidak Hanya Menahan Lapar dan Dahaga
“Saat itu, selain sel tubuh terhindar dari kelelahan, tubuh juga melakukan proses detoksifikasi atau membersihkan diri dari zat-zat beracun yang masuk ke dalam tubuh, baik lewat makanan maupun lewat udara yang dihirup. Ketika organ pencernaan beristirahat, tubuh memiliki energi untuk mengerjakan hal lain, yaitu membuang racun
atau toksin yang menumpuk,” kata Samuel.

Ketika berpuasa, racun, sel mati, jaringan rusak, dan kelebihan lemak yang menumpuk dalam tubuh, akan dibakar dan ‘dipaksa’ keluar dari tubuh. Ketika ’sampah-sampah’ itu keluar, secara otomatis sel-sel tubuh diberi kesempatan memperbarui (rejuvenate) diri setelah sekian lama bekerja keras.
Meski begitu, sel-sel tubuh ini tetap memerlukan makanan. Inilah yang perlu diatur dengan benar, agar sel yang tidak makan selama 14 jam ini tidak sampai kekurangan sumber energi. Jadi, dr. Samuel menegaskan, saat menjalani puasa di bulan Ramadan, jangan sampai Anda melewatkan makan sahur. Seberapa pun rasa kantuk yang menyerang, Anda sebaiknya menyempatkan diri untuk sahur.
Cara makan sahur juga tidak boleh sembarangan. Tak lama setelah bangun tidur, segeralah menyantap makanan, tentunya yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Selanjutnya, kira-kira setengah jam menjelang imsak, Anda perlu makan lagi. Konsumsilah makanan yang lebih ringan, tapi mengandung karbohidrat kompleks yang tinggi (misalnya, kentang), dan bukan karbohidrat simpleks (misalnya, gula).
Selain itu, jenis makanan saat berbuka puasa juga perlu diperhatikan. Dokter Samuel tidak menyarankan Anda untuk langsung menyantap berbagai jenis makanan manis tersebut, karena tidak sehat. Yang sebaiknya pertama kali disantap adalah jus buah tanpa gula (sari buah, dan bukan buah yang dihaluskan).
Hal ini perlu dilakukan agar gula darah segera naik, tetapi hormon insulinnya tidak ikut dirangsang. Dalam proses pencernaannya, gula dari buah-buahan tidak memerlukan hormon insulin, sehingga tidak merangsang kerja pankreas. ( Suaramedia )


ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Tips Trik Blogging

4 komentar :

  1. nice info sob,:)

    met sore menjelang buka puasa ^_^
    salam kenal
    sifa

    BalasHapus
  2. Makasih ukhty sifa, salam kenal jg dr anaa

    BalasHapus
  3. salam kenal..
    :)

    ah segar disini :)

    BalasHapus
  4. @ kakve-santi: salam kenal jg, maaf br sempat bls commentx!

    BalasHapus

Catatan:
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="pre">KODE ANDA DI SINI...</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">URL GAMBAR ANDA DI SINI...</i>
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h3">JUDUL ANDA DI SINI...</b>
Untuk menyisipkan catatan, gunakan tag <b rel="quote">CATATAN ANDA DI SINI...</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <b>TEKS ANDA DI SINI...</b>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <i>TEKS ANDA DI SINI...</i>

Khusus untuk membalas komentar disarankan menggunakan tombol balas di samping komentar terkait dibandingkan menggunakan formulir komentar di bawah agar komunikasi lebih terstruktur. Karena mungkin, apa yang Anda tanyakan/katakan saat ini akan sangat bermanfaat bagi pembaca lain.

NB:Sebelum menyisipkan kode silahkan gunakan tool konversi kode terlebih dahulu untuk menampilkan kode tersebut pada kolom komentar
Konversi Kode di Sini!